Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah

Judul Jurnal (Referensi Skripsi)

Dapatkah Teori Fraud Triangle Menjelaskan Kecurangan dalam Laporan Keuangan? R atmono, Dwi, Avrie, Purwanto. 2014. Simposium Nasional Akuntansi Mataram, Universitas Mataram Lombok 24-27 September 2014. MODEL DETEKSI KECURANGAN BERBASIS FRAUD TRIANGLE (Studi Kasus Pada Perusahaan Publik Di Indonesia). Sukirman, Sari. 2013. Jurnal Akuntansi dan Auditing, Vol 9, No 2. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCIAL STATEMENT FRAUD DALAM PERSPEKTIF FRAUD TRIANGLE. Kurniawati, Ema. 2012. Skripsi. Universitas Diponegoro.     Sarah Syahriyani 26211614 4EB01

Laporan Keuangan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

Gambar
PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (“Telkom”, “Perseroan”, atau “Perusahaan”) adalah penyedia layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. Telkom menyediakan layanan InfoComm, telepon tidak bergerak kabel (fixed wireline) dan telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), layanan telepon seluler, data dan internet, serta jaringan dan interkoneksi, baik secara langsung maupun melalui anak perusahaan. Telkom merupakan BUMN yang bergerak di bidang jasa layanan telekomunikasi dan jaringan di wilayah Indonesia dan karenanya tunduk pada hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Dengan statusnya sebagai Perusahaan milik negara yang sahamnya diperdagangkan di bursa saham, pemegang saham mayoritas Perusahaan adalah Pemerintah Republik Indonesia sedangkan sisanya dikuasai oleh publik. Saham Perusahaan diperdagangkan di BEI, NYSE, LSE dan Public Offering Without Listing (“Powl”) di Jepang. Pada awalnya di kenal sebagai sebuah badan usaha swasta p...

Pencatatan dan Penerbitan Saham Lintas Batas Negara

Gambar
Akuntansi internasional merupakan akuntansi untuk transaksi antar negara. Akuntansi mencakup beberapa proses yang luas yaitu pengukuran, pengungkapan, dan pemeriksaan. Pengukuran adalah proses mengidentifikasikan, mengelompokkan, dan menghitung aktivitas ekonomi atau transaksi. Pengukuran itu memberikan masukan mendalam mengenai profitabilitas operasi suatu perusahaan dan kekuatan posisi keuangannya. Pengungkapan adalah proses dimana pengukuran akuntansi dikomunikasikan kepada para pengguna yang diharapkan. Bidang ini memusatkan perhatian pada isu-isu seperti apa yang akan dilaporkan, kapan, dengan cara apa, dan kepada siapa. Pemeriksaan (auditing) adalah proses dimana kalangan profesional akuntansi khusus (auditor) melakukan atestasi (pengujian) terhadap keandalan proses pengukuran dan komunikasi.

Etika dalam Kantor Akuntan Publik

Gambar
Etika adalah aturan tentang baik dan buruk. Beretika dalam berbisnis adalah suatu pelengkap utama dari keberhasilan para pelaku bisnis. Bisnis yang sukses bukan hanya dilihat dari  hasil usaha saja, tetapi juga tercermin dari perilaku serta sepak terjang si pelaku bisnis dalam proses berbisnis. Namun pada prakteknya banyak perusahaan yang mengesampingkan etika demi tercapainya keuntungan yang berlipat ganda. Lebih mengedepankan kepentingan-kepentingan tertentu, sehingga menggeser prioritas perusahaan dalam membangun kepedulian di masyarakat. Kecenderungan itu memunculkan manipulasi dan penyelewengan untuk lebih mengarah pada tercapainya kepentingan perusahaan. Praktek penyimpangan ini terjadi tidak hanya di perusahaan di Indonesia, namun terjadi pula kasus-kasus penting di luar negeri. Berdasarkan penjelasan di atas, maka kode etik sangatlah penting untuk setiap profesi apapun itu. Kode etik mengatur anggotanya dan menjelaskan hal apa yang baik dan tidak...

Pengukuran dan Pengendalian Biaya Mutu dan Produktivitas

Gambar
mind mapping page 1 mind mapping page 2 Sarah Syahriyani 4EB01 26211614

Penentuan Harga Pokok Produk dan Jasa

Gambar
mind mapping

Etika dalam Auditing

Gambar
Etika dalam auditing adalah suatu proses yang sistematis untuk memperoleh serta mengevaluasi bukti secara objektif mengenai asersi-asersi kegiatan ekonomi, dengan tujuan untuk menetapkan derajat kesesuaian antara asersi-asersi tersebut, serta m enyampai k an hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.  Auditor tidak bertanggung jawab terhadap laporan keuangan perusahaan. Karena itu merupakan tanggung jawab dan tugas manajemen perusahaan. Auditor hanya bertanggung jawab sebatas opini/pendapat dari hasil auditnya. Apakah laporan keuangan tersebut layak atau tidak. Auditor harus bertanggung jawab untuk merencanakan dan melaksanakan audit dengan tujuan untuk memperoleh keyakinan memadai mengenai apakah laporan keuangan bebas dari salah saji material, baik yang disebabkan oleh kekeliruan atau kecurangan. 1.  Kepercayaan Publik Kepercayaan masyarakat umum  sebagai pengguna jasa audit atas independen sangat penting bagi perkembangan profesi akuntan p...